10 Cara Untuk Memastikan Unggas Anda Tetap Sehat

Menjalankan operasi unggas yang sukses, bahkan yang ditujukan untuk memberi makan Anda dan keluarga Anda, bisa sangat sulit bahkan ketika semuanya berjalan lancar.

Tapi itu bisa menjadi sangat sulit jika Anda harus berurusan dengan ayam yang sakit-sakitan.

Ikuti panduan ini untuk menjaga kesehatan Unggas Anda:

1. Pilih ayam yang tepat


Sangat mudah di Afrika Selatan untuk membeli ayam hidup yang berasal dari industri broiler dan layer. Anak ayam umur sehari, terutama jantan, juga murah.

Tapi tak satu pun dari ini cocok untuk kondisi halaman belakang. Melainkan membeli ayam dari tetangga Anda. Mereka kemungkinan besar kuat dan terbiasa bertahan hidup di luar.

2. Taruh air bersih di wadah yang tepat


Wadah air untuk ayam murah dan bisa dibeli di koperasi setempat. Anda juga dapat menggunakan mangkuk atau wadah datar yang besar, tetapi taruh beberapa batu di dalamnya agar anak ayam tidak tenggelam.

Ingatlah untuk mengganti air setiap hari – banyak penyakit unggas dibawa oleh air kotor.

3. Kandang yang aman


Meskipun ayam dapat berkeliaran di halaman peternakan pada siang hari, mereka harus memiliki tempat yang aman untuk tidur di malam hari. Di sini https://hackerpro.info/ , Anda dapat dengan mudah membuat kandang ayam dari tiang kayu dan kawat ayam, dengan atap seng atau seng.

Bangun di tanah yang agak miring dan buat saluran di sekitarnya agar tidak tergenang saat hujan. Tempatkan tempat bertengger atau dahan di dalam untuk tempat ayam bersarang, karena ayam sering sakit jika dipaksa tidur di tanah.

Menyediakan tempat bertengger dan membersihkan semak dan rumput panjang di sekitar kandang juga melindungi unggas dari tikus dan ular.

Karena Anda harus memasukkan ayam ke dalam kandang pada malam hari dan mengeluarkannya di pagi hari, Anda akan memeriksa dua kali sehari apakah mereka sehat.

4. Sumber makanan biasa


Jika ayam halaman belakang merupakan bagian integral dari sistem pertanian campuran, mereka mungkin dapat bertahan hidup dengan pakan yang tumpah ke tanah oleh sapi perah, babi, atau kuda.

Larva lalat menyediakan sumber makanan unggas lainnya. Sayuran dan sisa meja di bawah standar (kecuali daging mentah) juga dapat dibuang untuk dimakan unggas.

5. Kalsium dan mineral lainnya


Kekurangan mineral, terutama kalsium, dapat menyebabkan kelainan sendi dan tulang serta telur bercangkang lunak.

Kerikil cangkang tiram adalah sumber mineral yang terkenal untuk ayam dan anak ayam. Tanah diatom juga mengandung banyak mineral, termasuk kalsium, dan dapat dengan mudah dimasukkan ke dalam ransum.

6. Lingkungan yang higienis


Kotoran ayam dapat dikomposkan untuk digunakan di kebun sayur atau bunga, tetapi dapat menjadi sumber penyakit jika dibiarkan menumpuk.

Lalat berkembang biak dengan cepat di tempat ayam bertengger; jagalah area sebersih mungkin agar burung Anda tetap sehat. Selalu keluarkan dan kubur burung yang mati.

7. Berkembang biak dan menetas


Jika Anda menginginkan anak ayam, Anda membutuhkan satu ayam jantan untuk setiap lima hingga enam ayam. Singkirkan atau sembelih burung jantan lainnya segera setelah mereka dewasa untuk mencegah kebisingan dan perkelahian. Ayam mulai bertelur sekitar enam sampai delapan bulan.

Jika Anda mengumpulkan telur setiap hari, mereka akan terus bertelur. Jika Anda meninggalkan telur di sarang, ayam akan menjadi murung dan ingin menetaskan telur.

8. Manajemen parasit


Tungau merah dapat menghentikan ayam bertelur atau duduk di atas telur karena bersifat iritan. Tampan dapat menyebabkan kelumpuhan dan kematian. Kedua hama ini dapat dikendalikan dengan insektisida bubuk terdaftar untuk ayam.

Sticktight atau kutu ayam adalah serangga hitam kecil yang berkumpul di sekitar mata dan sisir anak ayam. Mereka dapat dibunuh oleh lapisan tebal Vaseline, karena menghentikan mereka bernapas.

Ayam juga menderita cacing gelang dan cacing pita. Jika Anda menyembelih ayam, potong ususnya untuk melihat apakah ini masalahnya. Obat cacing untuk unggas dapat dibeli di koperasi Anda.

9. Vaksinasi dan cegah penyakit


Penyakit tetelo merupakan virus yang mematikan bagi ayam yang tidak divaksinasi. Itu bisa membunuh seluruh kawanan Anda dalam waktu yang sangat singkat.

Meskipun burung komersial divaksinasi secara otomatis, hal ini tidak selalu terjadi pada kawanan di halaman belakang. Tersedia vaksin yang dapat diteteskan ke mata anak ayam, digunakan sebagai semprotan pada burung di kandang, atau dicampur ke dalam air minum.

Beli dari koperasi lokal Anda; instruksi lengkap disertakan pada selebaran atau label.

10. Periksa ayam setiap hari


Mungkin cara terbaik untuk menjaga ayam Anda tetap sehat adalah dengan mengawasi mereka dan bereaksi cepat jika terjadi kesalahan.

Baca juga artikel berikut ini : 6 Jenis Unggas Untuk Peternakan Anda